George Weah dan Franco Baresi saat di AC Milan
George Weah mengenang jasa besar mendiang Franco Baresi semasa di AC Milan.

George Weah Berduka, Sebut Franco Baresi Sebagai Kakak Sendiri

Oleh Brigita Ronpe Kara 2026-08-04 3 menit

Legenda AC Milan George Weah mengungkapkan rasa duka mendalam atas kepergian Franco Baresi yang disebutnya sebagai sosok kakak dan kehilangan yang besar.

Penghormatan Emosional George Weah untuk Franco Baresi

Legenda sepak bola dunia asal Liberia, George Weah, secara terbuka menyampaikan penghormatan terakhir kepada mantan rekan setimnya di AC Milan, Franco Baresi, yang meninggal dunia pada usia 66 tahun setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.

Berdasarkan laporan media olahraga internasional pada akhir pekan ini, Baresi menghembuskan napas terakhirnya pada hari Jumat, 31 Juli 2026, memicu gelombang duka yang mendalam di kalangan insan sepak bola Italia maupun global.

Upacara pemakaman sang legenda Rossoneri tersebut dijadwalkan berlangsung di Kota Milan pada hari Selasa ini dengan dihadiri oleh para mantan rekan setim, kolega, serta suporter setia yang mengagumi loyalitasnya.

Mengutip pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya, Weah menyampaikan dukacita mendalam dengan mengatakan, "Kebetulan yang menyedihkan ini adalah kehilangan yang tidak dapat diperbaiki bagi keluarga dan AC Milan."

Kenangan Indah Bersama Rossoneri di San Siro

George Weah yang merupakan satu-satunya pemain Afrika peraih Ballon d'Or pernah menghabiskan waktu selama lima tahun bermain bersama Baresi di Stadion San Siro pada kurun waktu antara tahun 1995 hingga 2000 silam.

Selama kurun waktu tersebut, kedua pemain bintang ini sukses mempersembahkan gelar juara Serie A musim 1995-1996 dan 1998-1999 di bawah asuhan pelatih kenamaan Fabio Capello dan Alberto Zaccheroni.

Menurut laporan yang sama, Weah mengenang masa-masa awal kedatangannya di Liga Italia ketika Baresi berperan sangat krusial dalam membantunya beradaptasi dengan kultur sepak bola Italia yang kompetitif.

Weah mengungkapkan dalam pernyataan resminya, "Bimbingannya sangat krusial dalam membantu saya beradaptasi, dia adalah sosok sentral di lini pertahanan yang berkontribusi besar pada kemenangan kejuaraan kami."

Warisan Abadi Sang Kapten Legendaris AC Milan

Franco Baresi akan terus dikenang dalam sejarah sepak bola dunia sebagai salah satu bek terhebat sepanjang masa yang mendedikasikan seluruh karier profesionalnya selama 20 tahun hanya untuk AC Milan.

Berdasarkan catatan kariernya, Baresi mencatatkan pengabdian selama 25 tahun di klub raksasa Italia tersebut, menjadikannya salah satu ikon paling dihormati dalam dunia olahraga.

Dalam pesan penghormatannya, Weah turut menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi masa-masa sulit kehilangan sosok panutan.

Weah menutup pesannya dengan doa, "Semoga mereka mendapatkan ketabahan dari Tuhan selama masa sulit ini, dan Baresi akan selalu dikenang sebagai pemain berdedikasi tinggi."

Brigita Ronpe Kara

Brigita Ronpe Kara

Brigita Ronpe Kara adalah jurnalis olahraga yang telah berkecimpung di dunia media selama lebih dari 10 tahun dengan spesialisasi pada sepak bola Liga Italia. Ia memiliki pengetahuan mendalam tentang Serie A, Serie B, serta kompetisi piala di Italia. Dengan latar belakang Ilmu Komunikasi dari Universitas Atma Jaya, Brigita mampu menyajikan analisis mendalam tentang taktik, sejarah klub-klub Italia seperti Juventus, AC Milan, Inter Milan, AS Roma, dan Napoli, serta dinamika sepak bola Italia di kancah Eropa.