Desakan Publik agar AC Milan Abadikan Nama Legendaris Franco Baresi
Dunia sepak bola Italia berduka setelah legenda besar AC Milan, Franco Baresi, meninggal dunia pada usia 66 tahun, yang memicu gelombang desakan dari para suporter di media sosial.
Para pendukung setia Rossoneri meminta manajemen klub untuk mengabadikan nama sang mantan kapten ikonik dengan mengganti nama sebagian Stadion San Siro atau pusat latihan klub.
Mengutip laporan dari La Gazzetta dello Sport, pihak manajemen AC Milan saat ini memang sedang merumuskan berbagai rencana penghormatan untuk memberikan perpisahan yang layak bagi Baresi.
Proses pemakaman yang dijadwalkan hari Selasa mendatang akan dihadiri oleh pemilik klub Gerry Cardinale, Presiden Paolo Scaroni, CEO Massimo Calvelli, serta para staf dan mantan rekan setim.
Rencana Penghormatan Terakhir dan Evaluasi Manajemen Klub Terkait San Siro
Beberapa bintang tim utama seperti Santiago Gimenez dan Christian Pulisic dipastikan akan hadir dalam prosesi pemakaman, sementara sebagian besar skuad masih berada di Australia untuk tur pramusim.
Berdasarkan laporan media olahraga, gagasan untuk mengubah nama fasilitas klub di Vismara, tempat pembinaan pemain muda AC Milan sekaligus awal karier Baresi, juga menjadi salah satu opsi.
Pihak manajemen klub hingga kini masih mengevaluasi berbagai usulan penamaan tersebut secara mendalam tanpa menutup kemungkinan untuk merealisasikannya dalam waktu dekat.
Berdasarkan laporan dari sumber internal, proses birokrasi terkait usulan di San Siro dinilai tidak akan terlalu rumit dan klub sekota Inter Milan juga diprediksi tidak akan memberikan penolakan.