Iliman Ndiaye penyerang Everton yang diincar klub Liga Inggris
Iliman Ndiaye saat memperkuat Everton di kompetisi Liga Inggris

Manchester United Mundur Teratur, Harga Fantastis Iliman Ndiaye Jadi Penghalang

Oleh Lusiana Patiran 2026-08-03 3 menit

Manchester United terpaksa menarik diri dari perburuan Iliman Ndiaye setelah Everton mematok harga 75 juta poundsterling untuk sang penyerang.

Manchester United Mundur dari Perburuan Iliman Ndiaye

Manchester United dikabarkan harus mengambil langkah mundur dari persaingan ketat untuk mendapatkan penyerang andalan Everton, Iliman Ndiaye, akibat permintaan harga transfer yang dinilai terlalu tinggi oleh manajemen klub berjuluk Setan Merah tersebut pada bursa transfer musim panas ini.

Berdasarkan laporan dari Football Insider pada awal Agustus 2026, manajemen Everton secara tegas mematok harga sebesar 75 juta poundsterling bagi klub mana pun yang berminat memboyong pemain tim nasional Senegal tersebut keluar dari Stadion Goodison Park menjelang bergulirnya musim kompetisi baru Liga Inggris.

Ketertarikan Manchester United terhadap jasa penyerang berusia 26 tahun ini sebenarnya sudah terpantau sejak bulan Maret lalu, menyusul penampilan impresifnya yang berhasil membukukan sembilan gol pada musim debutnya bersama skuad The Toffees di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Meskipun lini serang Setan Merah telah diperkuat oleh kehadiran Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo pada musim panas sebelumnya, kebutuhan akan tambahan amunisi penyerang tajam tetap menjadi prioritas utama pelatih dalam menyusun komposisi skuad terbaik menghadapi ketatnya persaingan Premier League.

Tuntutan Harga Tinggi dan Minat Klub Arab Saudi

Angka sebesar 75 juta poundsterling yang diminta oleh pihak Everton praktis membuat manajemen Manchester United berpikir ulang dan memilih untuk tidak melanjutkan negosiasi formal demi mengamankan tanda tangan sang penyerang berpengalaman di bursa transfer.

Di sisi lain, raksasa Liga Pro Saudi, Al-Hilal, dilaporkan sama sekali tidak memiliki kendala finansial untuk memenuhi permintaan harga fantastis tersebut serta siap memberikan penawaran gaji bernilai fantastis guna memikat hati sang pemain agar mau berkarier di Timur Tengah.

Kendati demikian, Iliman Ndiaye dikabarkan masih memprioritaskan kelanjutan karier sepak bolanya di benua Eropa untuk musim 2026-2027, sebuah situasi yang berpotensi membuka kembali peluang bagi klub-klub peminat di daratan Eropa termasuk Manchester United.

Selama memperkuat Everton sejak didatangkan dari klub Prancis Marseille pada musim panas 2024 seharga 15,4 juta poundsterling, penyerang kelahiran 2000 tersebut telah mencatatkan total 17 gol dan tiga assist dari 71 penampilan resminya di berbagai ajang kompetisi.

Alternatif Pemain Incaran Pengganti di Bursa Transfer

Menyadari sulitnya mendatangkan Iliman Ndiaye akibat kendala finansial dan tingginya harga yang dipatok Everton, manajemen Manchester United kini mulai mengalihkan fokus perburuan mereka kepada sejumlah alternatif pemain depan lain yang memiliki banderol harga lebih realistis.

Mengutip laporan dari media olahraga terkemuka, Setan Merah dikabarkan telah melayangkan pertanyaan resmi kepada Juventus terkait ketersediaan penyerang asal Portugal, Francisco Conceicao, yang saat ini memiliki estimasi nilai transfer di kisaran angka 34 juta poundsterling.

Selain nama Francisco Conceicao, manajemen klub pengoleksi 20 gelar Liga Inggris itu juga tengah memantau perkembangan striker muda Club Brugge asal Italia, Nicolo Tresoldi, yang dinilai mampu memberikan dimensi baru bagi lini serang tim asuhan manajer utama.

Kehadiran pemain alternatif dengan harga yang jauh lebih terjangkau diharapkan mampu menjadi solusi taktis yang efektif bagi Manchester United tanpa harus melanggar kebijakan finansial klub dalam membangun skuad kompetitif menyongsong musim baru.

Lusiana Patiran

Lusiana Patiran

Lusiana Patiran adalah jurnalis olahraga yang memiliki pengalaman lebih dari 8 tahun meliput sepak bola Liga Inggris, mulai dari Premier League, Championship, hingga FA Cup. Lulusan Jurnalistik Universitas Padjadjaran ini dikenal dengan analisisnya yang tajam terhadap strategi permainan, transfer pemain, dan dinamika klub-klub Inggris. Ia telah meliput berbagai pertandingan besar seperti Derby Manchester, London Derby, dan final Piala FA secara langsung dari stadion.